thekoez arek suroboyo

berakidah, beragama, dan beramal sesuai al-quran, assunnah, dan jalan salafush shalih

Definisi Aqidah

Ditulis oleh thekoez di/pada November 8, 2007

Jumat, 8 Oktober 2004 05:46:14 WIB

DEFINISI AQIDAH

Oleh
Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas

Aqidah menurut bahasa Arab (etimologi) berasal dari kata al-aqdu yang berarti ikatan, at-tautsiiqu yang berarti kepercayaan atau keyakinan yang kuat, al-ihkaamu yang artinya mengokohkan (menetapkan), dan ar-rabthu biquw-wah  yang berarti mengikat dengan kuat. [1]

Sedangkan menurut istilah (terminologi): aqidah adalah iman yang teguh dan pasti, yang tidak ada keraguan sedikit pun bagi orang yang meyakininya.

Jadi, Aqidah Islamiyyah adalah keimanan yang teguh dan bersifat pasti kepada Allah l dengan segala pelaksanaan ke-wajiban, bertauhid [2] dan taat kepada-Nya, beriman kepada Malaikat-malaikat-Nya, Rasul-rasul-Nya, Kitab-kitab-Nya, hari Akhir, takdir baik dan buruk dan mengimani seluruh apa-apa yang telah shahih tentang Prinsip-prinsip Agama (Ushuluddin), perkara-perkara yang ghaib, beriman kepada apa yang menjadi ijma’ (konsensus) dari Salafush Shalih, serta seluruh berita-berita qath’i (pasti), baik secara ilmiah maupun secara amaliyah yang telah ditetapkan menurut Al-Qur’an dan As-Sunnah yang shahih serta ijma’ Salafush Shalih. [3]

[Disalin dari kitab Syarah Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama'ah Oleh Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Penerbit Pustaka At-Taqwa, Po Box 264 Bogor 16001, Cetakan Pertama Jumadil Akhir 1425H/Agustus 2004M]

http://www.almanhaj.or.id/content/1074/slash/0

                                      

Foote Note
[1]. Lisaanul ‘Arab (IX/311:) karya Ibnu Manzhur (wafat th. 711 H) dan Mu’jamul Wasiith (II/614).
[2]. Tauhid Rububiyyah, Uluhiyyah, dan Asma’ wa Shifat Allah.
[3]. Lihat Buhuuts fii Aqiidah Ahlis Sunnah wal Jamaa’ah (hal. 11-12) oleh Dr. Nashir bin Abdul Karim al-’Aql, cet. II/ Daarul ‘Ashimah/ th. 1419 H, Aqiidah Ahlis Sunnah wal Jamaa’ah (hal. 13-14) karya Syaikh Muhammad bin Ibrahim al-Hamd dan Mujmal Ushuul Ahlis Sunnah wal Jamaa’ah fil Aqiidah oleh Dr. Nashir bin Abdul Karim al-’Aql.

Satu Tanggapan ke “Definisi Aqidah”

  1. thekoez berkata

    Karena keterbatasan tehnik, tulisan di atas menghilangkan tulisan arabnya, tanpa (bermaksud) mengubah tulisan dan maknanya sendiri, afwan

Tinggalkan Balasan

Anda harus Teridentifikasi untuk menuliskan komentar.